Sebelum akhirnya dia memutuskan untuk berhenti dan mulai membangun bisnis sendiri . Sebetulnya waktu itu bidang bisnis yang di pilih sudah cukup tepat menurut pengamatan saya, malah terus berkembang, tetapi entah kenapa pada akhirnya terpaksa di tutup .
Terakhir, selalu pada saat kita lama tidak ketemu , selalu berganti jenis bisnisnya, dari mulai jaman wartel, counter hp, biro jasa , laundry , fotokopi + ATK dll .
Memang biasanya bisnis yang lagi mulai, pada awal berdirinya akan banyak menemui hal 2 umum seperti ini :
- Belum adanya penjualan yang berakibat aliran cashflownya tersendat
- Beban pengeluaran yang sudah pasti ( fixed cost )
- Masih terus mencari basis pelanggan yang tepat
- Pemilik yang masih terpaksa in-charge dalam operasional day per day, yang berakibat “melupakan “ inovasi serta strategi marketing
- Kurangnya dana cadangan untuk mencover biaya operasional tahap awal
- Kurangnya skill & pengetahuan tentang strategi bisnis si pemilik atau kurangnya pengetahuan tentang ciri khas kelemahan dari masing masing jenis / type bisnis ( critical point )
- Lemahnya Attitude serta karakter si pemilik dalam me-manage bisnisnya hubungannyadengan semua stake holder yang terkait ( Pelanggan, Suplier, Perbankan , Karyawan dll )
- Kurangnya disiplin, komitmen, persistensi, usaha & doa dalam membangun bisnis .
Salam sukses
Try Atmojo
Disalin dari: http://tryatmojo.blogspot.com/2010/02/8-hal-penyebab-utama-gagalnya-start-up.html



0 comments:
Post a Comment